Gejala & Cara Mengatasi Anxiety Pada Remaja

Gejala & Cara Mengatasi Anxiety Pada Remaja

Cara Mengatasi Anxiety

Cara Mengatasi Anxiety – Sebagai remaja tentunya akan banyak sekali perubahan yang kita alami,. Baik dalam perubahan fisik maupun perubahan dalam hormonal atau mental. Karena masa remaja merupakan sebuah fase transisi dari anak-anak menjadi dewasa.

Menjadi remaja yang akan melewati banyak hal baru dalam proses menjadi dewasa. Kita akan merasakan berbagai macam perasaan seperti senang dan bergairah karena akan menemukan hal-hal baru atau malah merasakan kecemasan yang membuat hari-hari menjadi terasa kelabu.

1. Apa itu anxiety?

Gangguan kecemasan atau biasa dikenal dengan sebutan anxiety disorder merupakan gangguan yang menyebabkan kecemasan berlebih dengan gejala-gejala lain yang menyertai.

Anxiety adalah istilah jika seseorang mengalami kekhawatiran yang obsesif dan irasional hingga menjadi penyakit yang serius. Gejala anxiety ditandai dengan imajinasi seseorang terhadap gejala fisik suatu penyakit.

Dalam kasus lain, anxiety ditandai dengan adanya salah penafsiran seseoang atas keadaan dirinya sendiri. Ia menganggap suatu hal kecil atau normal yang terjadi pada dirinya adalah gejala dari suatu penyakit yang serius meskipun para dokter sudah meyakinkan bahwa dirinya tidak menderita penyakit dan sehat.

Jika seorang sudah mengalami kekhawatiran yang berlebih, maka ia akan terus-menerus merasa cemas dan terpuruk serta berpikir apa yang dialaminya saat ini dapat melumpuhkannya.

Menurut American Psychiatric Association, anixiety dikalsifikasikan sebagai berikut:

  • Seseorang mengalami atau mulai menderita penyakit kecemasan
  • Seseorang akan sangat cemas tentang kesehatannya dan mudah khawatir dengan kesehatan dirinya
  • Selanjutnya orang yang mengalami anxiety mulai melakukan perilaku tidak masuk akal yang berhubungan dengan masalah kesehatannya
  • Pengidap anxiety melakukan pemeriksaan status kesehatan secara berulang kali. Atau secara maladatif menghindari janji dengan dokter dan rumah sakit.
  • Setelah seseorang dirasa telah mengalami penyakit mental selama 6 bulan. Meskipun penyakit sudah dipastikan, namun dikhawatirkan dapat berubah selama jangka waktu tersebut.

2. Seseorang dapat dikatakan mengalami anxiety jika mengalami hal-hal berikut ini

Banyak orang yang beranggapan bahws seseorang mengalami anxiety jika merasa gugup dan khawatir. Namun, pada kenyataannya gejala anxiety lebih dari dua hal itu.

Seseorang dianggap mengalami anxiety jika tidak bisa tidur, kehilangan selera makan, pikiran yang mengganggu, sulit berkonsentrasi, serangan panik, gangguan disosiasi, mood yang buruk, dan gejala fisik.

3. Tips dan langkah yang harus di ambil jika mengalami Anxiety

Agar tidak berkembang menjadi lebih parah, ada beberapa tips mengenai cara mengatasi anxiety atau kecemasan yang dapat Anda terapkan. Di antaranya adalah sebagai berikut.

Tariklah napas yang dalam

 

Ketika rasa cemas menyerang, hal pertama yang dapat Anda lakukan adalah dengan mulai mengendalikannya. Agar berhasil Anda perlu menarik napas dalam-dalam, hingga beberapa saat.

Dengan cara ini, tubuh akan menjadi lebih rileks dan aktivitas saraf di otak penyebab stres juga dapat menjadi lebih tenang.

Pusatkan pikiran

Setelah berhasil mengatur napas, selanjutnya Anda bisa melanjutkan dengan cara memusatkan pikiran. Sadari dan terima bahwa Anda tengah mengalami rasa cemas dan bahwa hal tersebut adalah normal dan tidak perlu ditepiskan.

Yakini bahwa Anda memiliki kendali terhadap perasaan dan reaksi Anda terhadap rasa cemas tersebut. Setelah itu, mulailah memikirkan hal-hal yang menyenangkan atau Anda juga bisa diam saja tanpa melakukan atau memikirkan apapun.

Berikan waktu untuk diri sendiri

Setelah sedikit tenang, Anda bisa mulai menyediakan waktu untuk diri sendiri. Baik itu untuk bersantai, melakukan teknik relaksasi, mendapatkan pijatan, berendam di air hangat, ataupun melakukan aktivitas menyenangkan lainnya versi Anda sendiri.

Dengan hal ini, Anda dapat menjadi lebih tenang dan rasa cemas mungkin akan segera mereda.

Aturlah pola makan dan istirahat

Setelah rasa cemas menghilang, Anda dapat melakukan beberapa tindakan antisipasi demi mencegah rasa cemas ini kembali datang dan menjadi tak terkendali.

Dalam hal ini, Anda bisa mulai mengatur pola makan dan istirahat. Makanlah makanan sehat dan beristirahatlah ketika sudah waktunya. Dalam jangka panjang, hal ini akan membuat tubuh Anda lebih sehat, baik secara fisik.

Berolahraga

Telah banyak sekali studi yang membuktikan bahwa olahraga mampu mengurangi gejala-gejala berbagai jenis gangguan kesehatan mental, termasuk anxiety disorder. Dengan demikian, cara mengatasi anxiety sekaligus mengantisipasinya dapat dilakukan dengan berolahraga.

Dalam hal ini, olahraga mampu melepaskan bahan kimia yang mampu membuat diri merasa lebih rileks dan bahagia. Selain itu, olahraga juga dapat menjadi pengalih yang bagus untuk meningkatkan rasa percaya diri.

Demikianlah penjelasan mengenai cara mengatasi anxiety yang perlu Anda ketahui. Apabila cara mengatasi anxiety di atas belum cukup, Anda bisa segera meminta bantuan tenaga profesional, baik itu melalui psikolog ataupun psikiater.

Dalam hal ini, Anda dapat memperoleh diagnosis yang tepat, serta solusi terbaik yang sesuai dengan kondisi Anda.

Kenapa Orang Indonesia Selalu Minum Teh Manis Hangat?

Kenapa Orang Indonesia Selalu Minum Teh Manis Hangat – Sadarkah kalian bahwa hampir seluruh orang Indonesia selalu minum teh manis hangat di berbagai kondisi?

Misalnya, disaat masuk angin, mual, setelah muntah, dan pusing, kita akan minum teh manis hangat. Tidak sedikit juga orang sakit yang diberikan teh manis hangat.

Saat berbuka puasa di bulan Ramadan juga akan di temani dengan teh manis hangat. Selain itu, suguhan teh manis hangat juga sangat umum bila kita bertamu ke kediaman orang lain.

lalu, kenapa orang Indonesia sangat menyukai minum teh manis hangat, ya? Kira-kira apa penjelasannya?

Budaya Minum Teh Manis Hangat bagi Orang Indonesia

Kebiasaan minum teh ini sebenarnya sudah dikenal jauh sejak masa Hindia Belanda. Teh pertama kali dikenal pada 1684 ketika seorang berkebangsaan Belanda yang bernama Andreas Cleyer membawa tanaman ini ke Indonesia. Uniknya, pada saat itu teh lebih dikenal sebagai tanaman hias.

Pada abad ke-17 pemerintah Hindia Belanda mendatangkan teh dari Tiongkok untuk ditanamkan di Indonesia, terutama di Pulau Jawa.
Sejak saat itu masyarakat Indonesia sudah mulai terbiasa minum teh untuk dinikmati sendiri hingga perjamuan resmi.

Seiring berjalannya waktu dan zaman, kebiasaan minum teh sudah tetap menjadi budaya turun temurun dan tradisi Indonesia.

Dikarenakan rasa teh yang sepat, Oleh karena itu masyarakat Indonesia mencoba untuk memasukkan gula ke dalam teh untuk memberikan rasa yang manis.

Minuman teh manis ini jelas saja tidak memandang usia, budaya atau batasan kelas sosial. Oleh sebab itu, teh manis hangat sudah menjadi minuman yang umum untuk disuguhkan saat berkumpul.

Teh Manis Hangat Menenangkan

Ternyata teh bukan hanya sekedar minuman biasa yang mempunyai rasa manis. Tetapi teh juga memiliki efek yang dapat membuat kita lebih rileks.

Teh juga menjadi salah satu minuman wajib di saat udara dingin dan tubuh tidak enak badan. Teh berasal dari tanaman Camellia sinensis, spesies bunga kamelia yang telah dibudidayakan dan dipanen untuk menghasilkan teh selama ratusan tahun.

Selain mengandung kafein, teh juga mengandung senyawa l-theanine, senyawa kimia yang dikenal bisa menurunkan ketegangan pada otot. Jadi, teh memang memiliki manfaat untuk membantu relaksasi.

Senyawa l-theanine juga dapat membantu merangsang gelombang alfa di otak, yang bisa meningkatkan rasa tenang dan relaksasi bahkan selama situasi stres. Berbagai jenis teh, termasuk teh hitam, hijau, oolong, hingga teh fermentasi tanpa terkecuali semuanya dapat membantu melawan gejala kecemasan dan stres.

Di samping itu, teh juga memiliki khasiat yang tidak sedikit yang bermanfaat bagi kesehatan seperti antioksidan untuk melawan kanker.

Selain itu, teh juga dapat membantu kesehatan mulut, membakar lemak, mengurangi tekanan darah, serta membantu atasi migrain.
Itulah alasan kenapa orang Indonesia suka sekali minum teh manis hangat di berbagai kondisi, ya.

Selain karena tradisi, minum teh manis hangat juga memberikan manfaat kesehatan.Tetapi kandungan gula pada teh juga perlu di perhatikan.Meski enak dan dapat membuat kita rileks, minum teh manis hangat dengan kadar gula yang berlebihan juga sangat tidak di anjurkan.

Bagi anak-anak, batas normal konsumsi gula per hari adalah 25 gram atau dua sendok makan saja.
Sedangkan bagi orang dewasa, batas normal konsumsi gula per hari adalah 50 gram atau setara dengan empat sendok makan.

Teman-teman juga bisa menggunakan madu murni sebagai pengganti gula agar lebih sehat.

Perbedaan Baking Soda dan Baking Powder

Perbedaan Baking Soda dan Baking Powder – Mungkin banyak dari kalian yang masih binggung atau belum bisa membedakan antara baking soda dan baking powder. Dua bahan itu memang terlihat mirip, tetapi keduanya memiliki fungsi yang berbeda, lo.

Penggunaan bahan untuk membuat kue ini jika tidak digunakan dengan tepat akan memberikan pengaruh berbeda pada kue anda. Karena itu, berikut akan dijelaskan perbedaan kedua bahan ini, agar teman-teman tidak lagi salah menggunakannya.

Baking Soda

Baking soda atau soda kue biasanya banyak digunakan pada bahan makanan yang dimasak dengan cara dipanggang. Jadi, jika ingin membuat kue kering atau biskuit, sebaiknya menggunakan baking soda.

Baking soda ini dikenal sebagai natrium bikarbonat yang merupakan serbuk putih. Secara alami baking soda mempunyai sifat basa dan akan aktif ketika dicampur dengan bahan-bahan atau cairan asam.
Bila sudah menjadi aktif, bahan ini akan sendirinya memproduksi karbon dioksida, sehingga dapat membuat makanan yang dipanggang menjadi lebih ringan.

Jadi jika lebih memperhatikan resep yang mencantumkan baking soda di dalamnya, maka akan ada bahan lain yang memiliki kandungan asam. Bahan lain itu bisa berupa seperti buttermilk atau jus lemon.

Baking Powder

Walau memiliki bentuk yang bisa dibilang cukup mirip, baking powder ternyata lebih kompleks daripada baking soda. Pada baking powder ini memiliki kandungan basa berupa natrium bikarbonat dan juga asam.

Selain dua bahan itu, biasanya terdapat campuran tepung jagung di dalamnya. Tepung jagung inilah yang bermanfaat untuk mencegah asam dan basa aktif selama proses penyimpanan. Bubuk ini akan bekerja dengan sendirinya setelah dicampurkan dengan cairan.

Umumnya baking powder memiliki dua jenis, yaitu single acting dan double acting.

Single acting biasanya digunakan untuk makanan yang harus segera dikukus atau dipanggang, karena jenis baking powder ini akan aktif setelah dicampur dengan cairan.

Sedangkan yang double acting, memerlukan dua kali proses untuk aktif. Sehingga makanan yang menggunakan baking powder double acting ini bisa bertahan beberapa waktu sebelum mulai dipanggang.
Bahan ini biasanya banyak dimanfaatkan untuk membuat kue dalam jumlah yang banyak.

Perbedaan Baking Soda dan Baking Powder

Setelah memahami dua bahan ini,  pastinya kamu sudah bisa membedakan dua bahan ini.

Baking soda banyak digunakan untuk membuat beragam kue kering.
Sedangkan baking powder lebih banyak digunakan untuk membuat kue basah yang pastinya akan memberikan hasil lebih lembut dan halus.

Pada baking soda diperlukan bahan lain yang mengandung asam untuk dapat membuat pengembang aktif. Baking powder hanya perlu dicampurkan pada cairan yang ada pada bahan makanan.
Bahan baking powder ini tentunya lebih lengkap karena adanya kandungan asam di dalamnya.

Hal lain yang membedakan dua bahan ini adalah fungsi lainnya.

Jika baking powder hanya bisa digunakan untuk memasak, baking soda memiliki banyak manfaat lain yang perlu kamu ketahui. Karena kandungan basa yang ada di dalamnya, baking soda sudah banyak digunakan untuk kebersihan dan kesehatan lainnya, lo.

Fungsi Lain dari Baking Soda

1. Menjaga Kesehatan Mulut
2. Meredakan Asam Lambung
3. Bahan Pembersih Pestisida
4. Menghilangkan Bau Sepatu

Nah, itu tadi perbedaan dan manfaat dari baking soda dan soda kue.
Jadi, mulai dari saat ini jangan salah lagi membedakan fungsi dua bahan ini ya.

Apa Fungsi dan Perbedaan Kacamata Photochromic?

Apa Fungsi dan Perbedaan Kacamata Photochromic – Bagi kalian pengguna kacamata, ketika beraktivitas di luar ruangan saat siang hari sering kali membawa dua kacamata. Yaitu kacamata hitam dan kacamata minus atau plus untuk kebutuhan. Ya benar sangat merepotkan. Untuk menjawab keresahan kamu kini telah hadir yang dinamakan dengan kacamata photochromic.

Kacamata photochromic ini terlihat jernih ketika digunakan di dalam ruangan seperti kacamata normal pada umumnya. Dan akan berubah menjadi gelap jika terkena langsung dari paparan sinar matahari. Keren bukan! Mengapa bisa demikian? Sebab kacamata photocromic memiliki lensa transisi yang sangat adaptif terhadap cahaya.

Lensa ini berperan cukup besar membantu mata untuk menghadapi kondisi cahaya yang berubah-ubah sepanjang harinya. Menurut penjelasan Eye Care Trust, fungsi utama kacamata ini yaitu menghindari efek buruk radiasi ultraviolet sehingga dapat melindungi mata. Mata kita harus terhindar dari radiasi ultraviolet yang bisa menyebkan kerusakan pada bagian korenea dan konjungtiva mata. Karena radiasi ini bisa merusak bagian kornea dan konjungtiva mata. Jika berkelanjutan, bukan tidak mungkin kamu bakal terkena penyakit katarak dan kanker mata.

Beragam Warna Lensa

Pada awalnya, lensa kacamata photochromic hanya memiliki satu warna saja yaitu berwarna abu-abu. kira-kira saat beberapa dekade lalu saat pertama kali ditemukan.

Namun seiring dengan perkembangan teknologi, saat ini lensa kacamata photochromic ini mempunyai banyak varian warna. Pada dasarnya, kacamata photochromic terbuat dari perak halida atau perak klorida. Kini, sebagian besar lensanya sudah dibuat dengan menggunakan pewarna khusus yang dapat bereaksi saat terkena langsung oleh paparan sinar UV.

Siapa yang Harus Pakai Kacamata Photochromic?

Meski mampu menangkal paparan sinar UV, namun kemampuan untuk melindungi secara maksimal masih di bawah kacamata hitam. Tetapi kacamata photocromic bisa sangat penting digunakan untuk beberapa kondisi yang tidak memungkinkan kita memakai kacamata hitam. Seperti pemain tenis, golf, dan guru sekolah yang sering keluar masuk ruangan.

Selain itu, kacamata ini cocok digunakan baik kegiatan santai maupun formal. Orang yang beraktivitas di luar maupun di dalam ruangan perlu menggunakan kacamata ini agar lebih praktis dan nyaman.

5 Manfaat Kacamata Photocromic

Ada beberapa keunggulan dan manfaat kacamata photocromic yang tidak dimiliki kacamata lainnya, antara lain:

Melindungi Mata dari UV

Seperti yang sudah dijelaskan, kegunaan utama dari kacamata ini tidak lain yaitu melindungi mata dari paparan sinar UV.

Sinar UV yang berbahaya inilah yang pada akhirnya dapat merusak makula sensitif pada mata.

Makula mengontrol penglihatan sentral, tetapi seiring waktu kemampuan penglihatan ini dapat melemah karena adanya pengaruh usia, merokok, dan sinar UV.

Menangkal Lebih Banyak Cahaya Biru

Kacamata ini mampu memblokir lebih banyak cahaya biru dibandingkan dengan kacamata dengan lensa bening tradisional.

Mengurangi Silau

Selain menangkal sinar UV, kacamata photochromic juga bisa mencegah mata yang terkena silau terang saat berada di luar ruangan. Alhasil, ketegangan mata akan berkurang karena terus-menerus menyipitkan mata dalam cahaya terang.

Lensa Bisa Berubah Cepat

Lensa dari kacamata photochromic bisa mengubah warna lebih cepat daripada sebelumnya.

Produsen kacamata photochromic terus berinovasi untuk mengurangi lamanya transisi dari bening ke gelap dan begitu juga sebaliknya.

Beberapa tahun yang lalu, banyak orang mengeluhkan hal ini sehingga tidak mau memakai lensa jenis ini.

Fleksibel dari Berbagai Kondisi Cuaca

Lensa kacamata ini sangat fleksibel terhadap perubahan cuaca. Saat mendung, lensa tidak akan berubah gelap sepenuhnya, melainkan memiliki tampilan yang lebih berwarna. Dan apabila cuaca cerah, maka lensa akan berubah menjadi lebih gelap.

Beda Kacamata Photochromic dengan Kacamata Anti Radiasi, Mari Kita Simak Penjelasannya

Tidak sedikit orang yang masih keliru dan menganggap kacamata photocromic sama dengan kacamata anti radiasi. Padahal fungsi, manfaat dan bahan dari kedua kacamata ini memiliki perbedaan.

1. Perbedaan Bahan yang Digunakan

Kacamata photocromic sendiri dibuat dari bahan karbon yang mempunyai molekul yang bereaksi terhadap UV.

Hal ini memungkinkan lensa dapat mengubah bentuk serta menyerap cahaya. Sementara kacamata anti radiasi bahan dasarnya adalah lensa AR atau Anti Reflective atau anti pantul.

Lapisan ini sangat tipis tapi bisa menghilangkan pantulan apa pun yang datang ke arah kacamata.

2. Perbedaan Fungsi dan Manfaat

Karena bahan yang digunakan berbeda, otomatis fungsi dan manfaatnya juga berbeda.

Kacamata photochromic berguna melindungi mata dari radiasi sinar matahari saja. Sementara kacamata anti radiasi memungkinkan mata kita terlindung dari pancaran sinar radiasi matahari, layar komputer, atau gadget lainnya.

Hal tersebut karena kacamata anti radiasi bisa meringankan mata lelah dan kering akibat lamanya melihat layar gadget.

Selain itu, kacamata ini juga dapat mencegah ketegangan mata akibat radiasi sinar biru atau UV dengan baik.

3. Kacamata Anti Radiasi dapat Meningkatkan Kualitas Tidur

Paparan sinar biru yang berlebih bisa membuat produksi hormon melatonin di dalam tubuh kita menjadi terganggu. Akibatnya, siklus bangun dan tidur alami tubuh juga akan rusak.

Oleh karena itu, kamu mungkin sering mengantuk di siang hari namun jadi susah tidur saat malam hari. Nah, lensa yang dimiliki kacamata anti radiasi dapat mencegah sinar biru masuk ke mati sehingga produksi hormon melatonin menjadi lancar.

Dengan begitu, kamu bisa menjaga waktu dan kualitas tidur meski sering menatap layar gadget saat bekerja. Namun, membatasi penggunaan gadget juga sangatlah penting.