Pengibaran Bendera Setengah Tiang Setiap Tanggal 30 September, Ini Tujuan dan Ketentuannya

Pengibaran Bendera Setengah Tiang Setiap Tanggal 30 September, Ini Tujuan dan Ketentuannya

Setiap tanggal 30 September, pemerintah Indonesia mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk mengibarkan bendera setengah tiang.

Pengibaran bendera setengah tiang ini dilakukan di setiap kantor instansi pusat dan daerah hingga perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.

O iya, seluruh komponen masyarakat Indonesia juga dianjurkan untuk mengibarkan bendera setengah tiang di depan rumah, lo.

Pengibaran bendera setengah tiang ini dilakukan satu hari, yakni pada 30 September setiap tahunnya.

Sebenarnya, apa sebabnya pengibaran bendera setengah tiang jadi bentuk berkabung dan apa tujuannya dikibarkan tiap tanggal 30 September, ya?

Kita cari tahu bersama, yuk!

Sejarah Pengibaran Bendera Setengah Tiang

Tahukah teman-teman? Ternyata pengibaran bendera setengah tiang sebagai bentuk berkabung ini tidak hanya dilakukan di Indonesia, lo.

Banyak negara yang juga melakukan hal ini sebagai bentuk berkabung, penghormatan, atau bahkan kemalangan.

Menurut catatan sejarah, tradisi yang dalam bahasa Inggris disebut half-mast ini sebenarnya sudah ada sejak abad ke-17.

Pada 1612 lalu, seorang kapten kapal Heart’s Ease asal Inggris meninggal dalam perjalanannya ke Kanada.

Setelah dari Kanada dan kembali ke London, awak kapal mengibarkan bendera Inggris sebagai penghormatan untuk kapten kapal itu.

Namun, bendera Inggris tidak dikibarkan di ujung tiang, melainkan lebih rendah daripada biasanya.

Hal ini karena ujung tiang bendera akan digunakan untuk mengibarkan bendera kematian.

Dari sejarah ini, orang-orang Inggris sebenarnya tidak mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk berkabung.

Mereka akan mengibarkan bendera kebangsaan dengan jarak satu bendera dari ujung tiang.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu, beberapa negara mengadaptasinya dengan mengibarkan bendera di tengah tiang.

Tujuan Pengibaran Bendera Setengah Tiang 30 September

Bendera setengah tiang digunakan untuk menyebut kegiatan pengibaran bendera yang dikibarakan di tengah-tengah tiang.

Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan, berkabung, dan/atau kemalangan, teman-teman.

Bendera setengah tiang yang dikibarkan pada 30 September dimaksudkan sebagai tanda duka nasional setelah gugurnya perwira militer Angkatan Darat (AD).

Para perwira militer AD gugur dalam tragedi yang dikenal dengan Gerakan 30 September atau G30S.

Baca Juga: 7 Manfaat Minum Es Teh untuk Kesehatan, Bisa Sehatkan Gigi hingga Atasi Dehidrasi

Mereka dituduh akan melakukan makar atau penggulingan kekuasaan terhadap Presiden Soekarno melalui Dewan Jenderal.

Jenazah tujuh Pahlawan Revolusi ini kemudian dimasukkan ke dalam sebuah sumur di Kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Tujuh Pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September, antara lain:

1. Letjen Ahmad Yani (Menteri/Panglima AD/Kepala Staf Komandi Operasi Tertinggi)

2. Mayjen TNI Suprapto (Deputi II Menteri/Panglima AD Administrasi)

3. Mayjen TNI Mas Tirtodarmo Haryono (Deputi III Menteri/Panglima AD Intelijen)

4. Brigjen Donald Isaac Panjaitan (Asisten IV Menteri/Panglima AD Logistik)

5. Mayjen TNI Siswondo Parman (Asisten I Menteri/Panglima AD Intelijen)

6. Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo (Inspektur Kehakiman/Oditus Jenderal AD)

7. Pierre Tendean (Ajudan Jenderal A.H. Nasution)

Aturan Pengibaran Bendera Setengah Tiang

Berdasarkan pasal 12 UU No. 24 Tahun 2009, Bendera Negara dapat digunakan sebagai tanda perdamaian, berkabung, dan penutup peti.

Bendera negara sebagai tanda berkabung ini akan dikibarkan dengan cara setengah tiang.

Adapun ketentuan dari pengibaran bendera setengah tiang sebagai tanda berkabung, adalah sebagai berikut:

– Apabila Presiden atau Wakil Presiden meninggal dunia, pengibaran bendera setengah tiang dilakukan selama tiga hari berturut-turut.

Pengibaran ini dilakukan di seluruh wilayah NKRI dan semua kantor perwakilan RI di luar negeri.

– Apabila pimpinan lembaga negara dan menteri atau pejabat setingkat meninggal dunia, pengibaran bendera setengah tiang dilakukan selama dua hari berturut-turut.

Pengibaran ini dilakukan terbatas pada gedung atau kantor pejabat negara yang bersangkutan.

– Apabila anggota lembaga negara, kepala daerah, dan/atau pimpinan DPRD meninggal dunia, pengibaran bendera setengah tiang dilakukan selama satu hari.

Pengibaran ini dilakukan terbatas pada gedung atau kantor pejabat yang bersangkutan.

– Dalam hal pejabat meninggal di luar negeri, pengibaran bendera setengah tiang dilakukan sejak tanggal kedatangan jenazah di Indonesia.

Sementara itu, ada pun ketentuan tentang pengibaran bendera setengah tiang juga terlampir pada pasal 14 ayat 2 dan 3 UU No. 24 Tahun 2009.

Pasal 14

(2) Bendera Negara yang dikibarkan setengah tiang, dinaikkan hingga ke ujung tiang, dihentikan sebentar dan diturunkan tepat setengah tiang.

(3) Dalam hal Bendera Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (2) hendak diturunkan, dinaikkan terlebih dahulu hingga ujung tiang, dihentikan sebentar, kemudian diturunkan.

Nah, itulah sejarah, tujuan, dan aturan pengibaran bendera setengah tiang. Semoga bisa menjawab rasa penasaran teman-teman, ya.

7 Manfaat Minum Es Teh untuk Kesehatan, Bisa Sehatkan Gigi hingga Atasi Dehidrasi

Teman-teman tentu sudah tidak asing dengan minuman bernama es teh yang bisa ditemukan di banyak tempat.

Bukan hanya mudah ditemukan, tapi juga memiliki bayak varian menarik yang menyegarkan.

Walau disajikan dalam kondisi dingin, teh tetap memiliki banyak kandungan yang tetap baik untuk tubuh.

Bahkan minum es teh adalah pilihan yang tepat untuk dikonsumsi saat cuaca mulai panas.

Bukan hanya itu, kandungan teh yang dikonsumsi juga tidak berkurang walau dibuat dengan campuran es.

Anda Wajib Mengetahui Manfaat Es Teh Bagi Kesehatan

Untuk lebih jelas, berikut ada tujuh manfaat minum es teh yang bisa teman-teman dapatkan.

1. Meningkatkan Antioksidan Dalam Tubuh

Manfaat pertama yang bisa teman-teman dapatkan dari es teh adalah kandungan antioksidan di dalamnya.

Teh kaya akan antioksidan yang bermanfaat untuk membantu tubuh melawan paparan radikal bebas.

Hal ini sudah dilakukan sejak zaman dahulu, teh banyak digunakan sebagai obat alami untuk mengobati berbagai jenis penyakit.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa teh hitam dan teh hijau memiliki 18 kali lipat polifenol daripada yang ditemukan pada buah atau sayuran tertentu.

2. Menyehatkan Gigi

Kebiasaan minum es teh ternyata bisa membawa manfaat untuk kesehatan gigi.

Teh disebut bisa merubah pH (kadar keasaman) dalam mulut, sehingga bisa mencegah gigi berlubang.

Es teh juga tidak memberikan efek samping pada enamel gigi seperti yang ditemukan pada beberapa jenis minuman lainnya.

3. Mengurangi Risiko Dehidrasi

Minum es teh bisa membantu tubuh tetap terhidrasi dan terhindar dari kondisi dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.

Bahkan dalam sebuah penelitian dari Harvard School of Public Health mencantumkan teh sebagai sumber hidrasi yang bagus untuk dikonsumsi oleh tubuh.

Jadi teman-teman bisa mengonsumsi es teh saat kondisi cuaca yang panas.

4. Berpotensi Melawan Kanker

Manfaat lain yang bisa teman-teman dapatkan adalah adanya kandungan antioksidan yang baik untuk melawan kanker.

Menurut The Tea Association of the USA menyebutkan bahwa ada lebih dari 3000 studi yang diterbitkan membahas tentang pengaruh senyawa dalam teh untuk kesehatan tubuh.

Baca Juga: Coba Periksa Lidahmu, 5 Tanda pada Lidah Ini Tunjukkan Masalah pada Tubuh

Senyawa epigallocathecin gallate (EGCG) memiliki peranan penting untuk melawan kanker dalam tubuh.

5. Menyehatkan Jantung

Mengonsumsi es tah juga bisa memberikan dampak baik pada kondisi jantung.

Hal ini sudah dibuktikan dalam sebuah penelitian yang menunjukan bahwa orang yang rutin minum teh hijau akan memiliki kadar tekanan darah dan kolesterol jahat yang lebih rendah daripada mereka yang enggak punya kebiasaan tersebut.

Jenis teh yang dianjurkan untuk dikonsumsi seperti teh hijau, teh herbal, atau teh hitam, bisa ditambahkan dengan berbagai potongan buah-buahan, rempah, hingga daun mint untuk menambah rasa dan manfaat kesehatannya.

6. Merilekskan Saraf

Es teh juga bisa memberikan manfaat dengan merilekskan saraf dalam tubuh.

Manfaat ini diketahui dari penelitian di Inggris mengungkapkan bahwa orang punya kebiasaan minum teh bisa mengatasi stres lebih cepat, daripada mereka yang enggak terbiasa melakukannya.

Selain itu, mereka yang minum teh hitam empat kali sehari selama enam minggu berturut-turut diketahui mengalami penurunan hormon stres yang signifikan.

7. Menyediakan Sumber Mangan

Dengan minum es teh, teman-teman juga bisa mendapatkan zat mangan untuk kebutuhan tubuh.

Zat mangan ini bisa membantu mempercepat penyembuhan dan membantu menjaga kekuataun tulang.

Bahkan zat mangan tersebut juga bisa meningkatkan metabolisme tubuh.

Teman-teman juga bisa mengonsumsi es teh untuk memantu produksi insulin dalam tubuh sehingga bisa mengatur kadar gula darah.

Itu tadi tujuh manfaat mengonsumsi es teh yang perlu teman-teman pahami.

Tapi ingat, pastikan jangan meminum es teh secara berlebihan dengan jumlah gula tambahan yang terlalu banyak, ya.

Coba Periksa Lidahmu, 5 Tanda pada Lidah Ini Tunjukkan Masalah pada Tubuh

Semua orang tahu bahwa lidah manusia berfungsi sebagai indra pengecap yang dapat membedakan rasa dari makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Dilansir dari National Geographic Kids, manusia memiliki sekitar 10.000 kuncup pengecap yang masing-masing memiliki 50 sel perasa.

Kuncup pengecap ini berukuran sangat kecil, sehingga kita tidak bisa melihatnya, bahkan ketika bercermin.

Jika kamu menjulurkan lidahmu sambil bercermin, kamu bisa melihat tonjolan kecil pada lidah yang bernama papilla.

Pada papilla itulah, beberapa kuncup pengecap berkumpul menjadi satu. Jadi, bayangkan saja seberapa kecil ukuran kuncup-kuncup pengecap ini.

Kuncup pengecap bekerja dengan cara yang menarik, yang membuat kita dapat membedakan makanan lezat dan kurang lezat.

Namun, ketika kita sedang demam, lidah mengalami kesulitan merasakan apa yang kita makan, bahkan sering kali hanya rasa pahit yang terasa.

Saat demam, suhu tubuh yang naik menyebabkan kita kekurangan kandungan air di mulut sehingga juga berakibat dehidrasi.

Ketika kondisi mulut sedang kering, akan memengaruhi daya pengecapan pada lidah.

Selain itu, lidah terasa pahit juga diakibatkan oleh zat kimia sitokin yang keluar ketika demam. Sitokin ini akan merangsang sel-sel pada lidah sehingga kita merasakan pahit.

Nah, sebenarnya jika kamu ingin mengetahui bagaimana kondisi kesehatan tubuh, kamu bisa memeriksa warna lidahmu, lo!

Baca Juga: Bukan Simpan di Kulkas, Ini Cara Tepat Simpan Pisang Agar Awet dan Tak Cepat Busuk

Tanda pada Lidah

Lidah sehat umumnya ditandai dengan permukaan yang berwarna merah muda dan terlihatnya bintil-bintil atau disebut juga dengan papillae.

Sedangkan lidah berwarna selain merah muda menandakan ada masalah pada kesehatan tubuh. Berikut ini tanda penyakit dari warna lidah.

1. Lidah Putih

Terkadang kita menemukan terdapat bintik-bintik putih pada lidah atau hampir seluruh bagian lidah berubah warna menjadi putih.

Kondisi ini ternyata disebabkan oleh beberapa faktor, yang di antaranya adalah sebagai berikut:

– Infeksi jamur mulut, yang biasanya adalah jenis jamur candidiasis, lebih mudah dialami oleh orang dengan sistem imun yang lemah.

– Lichen planus oral, adalah garis putih pada permukaan lidah yang terlihat mirip renda. Bisa hilang dengan sendirinya.

– Leukoplakia, adalah bercak putih yang bisa terdapat pada lidah atau bagian dalam mulut akibat pertumbuhan sel-sel yang berlebihan.

2. Lidah Merah

Lidah yang sehat berwarna merah muda, namun jika lidah berubah warna menjadi merah terang atau keunguan, berarti ada masalah yang terjadi.

Kondisi ini ternyata disebabkan oleh beberapa faktor, yang di antaranya adalah sebagai berikut:

– Kekurangan vitamin B dapat menyebabkan lidah menjadi kemerahan, terutama kekurangan vitamin B12 dan asam folat.

Jika vitamin B sudah terpenuhi, kondisi lidah kembali seperti semula.

– Scarlet fever adalah infeksi dan demam tinggi dengan gejala lidah berwarna merah seperti stroberi, perlu perawatan dan penanganan dari dokter.

– Penyakit kawasaki, penyakit berbahaya pada balita yang ditandai dengan demam tinggi yang juga disertai gejala lidah merah seperti stroberi.

3. Lidah Kuning

Lidah berwarna kuning biasanya disebabkan oleh pertumbuhan bakteri yang berlebihan.

Menurut penelitian dari Cel Rep yang dikutip dari Livescience, ada sekitar 20 miliar mikroba yang hidup pada lidah manusia.

Menurut The Role of Dental Plaque Biofilm, sifat biofilm dari mikroba di lidah bisa menciptakan pertahanan untuk melindungi mulut.

Namun, jika mikroba ini tidak dihilangkan secara teratur, justru dapat menyebabkan masalah gigi berlubang, gingivitis, dan periodontitis.

4. Lidah Hitam dan Berbulu

Meskipun terlihat menyeramkan, lidah berwarna hitam dan berbulu sebenarnya tidak selalu menjadi tanda adanya penyakit.

Pada beberapa kondisi, bintil lidah tumbuh terlalu panjang sehingga membuat bakteri mudah berkembang.

Kondisi ini juga dapat terjadi pada orang yang menjalani kemoterapi, mengonsumsi antibiotik, dan pada orang yang tidak menjaga kebersihan mulut.

5. Lidah Nyeri

Lidah nyeri bisa diakibatkan oleh beberapa faktor, yaitu sariawan, cedera, dan penyakit kronis tertentu.

Penyakit kronis yang ditandai dengan adanya nyeri pada lidah adalah kanker mulut, diabetes, anemia.

7 Hal yang Sangat Dibenci Kucing Peliharaan, Mulai dari Makanan Basi Hingga Digendong Seperti Bayi

Sebagai pemilik kucing, apakah teman-teman tahu apa saja hal yang sangat dibenci kucing?

Ketika memelihara kucing, kita tentu sudah akrab dengan kebiasaan mereka, seperti tingkah laku hingga aksi lucunya.

Kita juga tentu tahu bahwa kucing tidak selalu bisa menjelaskan apa yang mereka inginkan dan tidak disukainya.

Namun, kucing akan memperlihatkan itu lewat ekspresi mereka atau tanda kebiasaan kucing yang harus kita pahami.

Nah, kita bisa mempelajari dan memahami beberapa hal-hal yang dibenci oleh kucing agar bisa saling memahami, lo.

Jika kita tetap melakukan sesuatu yang dibenci kucing, bisa jadi kita justru akan mendapat hadiah luka cakaran darinya.

Ini Dia 7 Hal Yang Tidak Disukai Oleh Kucing Perlu Anda Ketahui

Lantas, apa saja hal yang sangat dibenci kucing peliharaan? Kita cari tahu bersama, yuk!

1. Makanan Basi

Hal pertama yang sangat dibenci oleh kucing peliharaan adalah ketika kita memberinya makanan basi, teman-teman.

Kita seringkali tidak sengaja memberinya makanan basi karena tak memperhatikan tanggal kadaluwarsa makanan kucing.

Menariknya, hanya dengan mengendus makanan itu, kucing sudah tau apakah makanan yang kita masih bisa dimakan atau sudah basi.

Makanan basah (wet food) lebih cepat habis daripada makanan kering (dryfood) sehingga perlu pertimbangan untuk membeli makanan kering.

Meski begitu, makanan basah yang sudah terlalu lama ditinggalkan di dalam mangkuk juga tak akan menarik perhatian kucing.

Makanan basah bisa cepat rusak jika sudah dikeluarkan dari wadahnya. Oleh karena itu, pertimbangkan porsi dan berapa lama makanan ditinggalkan.

2. Aroma yang Kuat

Seperti kita tahu bersama, kucing memang sangat sensitif terhadap bau dan bahkan ada beberapa aroma yang mereka benci.

Kucing tidak menyukai aroma asam yang kuat dari jenis buah sitrus seperti lemon, jeruk nipis, dan jeruk.

Selain itu, kucing juga membenci aroma pedas, aroma kopi, durian, rosemary, timi, lavender, dan eukaliptus.

Beberapa di antaranya disebabkan banyaknya minyak esensial yang beracun bagi kucing sehingga masuk akal jika kucing membencinya.

Oleh karena itu, sebaiknya hindarkan kucing peliharaanmu dari bau atau aroma kuat yang sudah disebutkan di atas, ya.

3. Suara Keras

Hal ketiga yang tidak disukai dan sangat dibenci kucing adalah adanya suara keras di sekitarnya, teman-teman.

Baca Juga: Apa Itu AFTA? Ini Latar Belakang, Tujuan, dan Dampaknya pada Indonesia

Kucing membenci suara keras yang tiba-tiba dan kebisingan yang berlebihan bisa sangat menakutkan bagi mereka.

Ketika teman-teman ingin memutar lagu dengan volume tinggi, sebaiknya mempertimbangkan bagaimana perasaan kucing.

Jika di tengah putaran lagu, kucing terlihat bersembunyi di bawah sofa, menurunkan volume musik adalah pilihan terbaik.

4. Perutnya Dielus

Tidak seperti anjing, ternyata kucing peliharaan sangat benci perutnya digosok atau dielus, lo.

Kucing melindungi perutnya karena secara naluriah mereka tahu bahwa perut merupakan area yang rentan.

Kalau kita nekat untuk mengelus perutnya, maka mereka akan pergi atau malah menyerang kita dengan salah satu cakarnya.

Tak hanya itu saja, kalau kucing benar-benar tidak suka, kucing peliharaan juga akan menggigit kita.

Meski begitu, dilansir dari Kompas.com, ada pula kucing peliharaan yang justru suka jika seseorang mengelus perutnya.

5. Orang Asing

Sama seperti manusia, kucing juga akan waspada ketika ia pertama kali bertemu dengan orang asing.

Jika seseorang yang tidak mereka kenal tiba-tiba masuk ke rumahmu, mereka mungkin merasa ketakutan dan bingung.

Teman-teman bisa memastikan bahwa tamu yang berkunjung ke rumah tidak mengelus kucing peliharaan kita.

Kita bisa menjauhkan kucing dari tempat di mana tamu kita berada dan biarkan kucing memahami situasinya sendiri.

6. Perubahan

Tahukah teman-teman? Kucing merupakan salah satu hewan yang tidak terlalu menghargai perubahan.

Perubahan ini bisa berupa sesuatu yang kecil, seperti perubahan pada kotak pasirnya atau sesuatu yang besar, seperti pindah rumah.

Jika tidak ada pilihan selain membuat perubahan, pastikan teman-teman meyakinkan kucing kalau perubahan itu tak jadi masalah.

Terkadang, yang kucing kita butuhkan hanyalah pelukan yang baik dengan pemiliknya untuk kembali ke jalur semula.

7. Digendong Seperti Bayi

Tak jarang dari antara kita yang senang menggendong kucing peliharaan layaknya seorang bayi yang baru lahir.

Padahal, kucing sangat tidak menyukai cara menggendong seperti itu. Cara ini sungguh menegangkan baginya.

Sebab ketika kita menggendongnya seperti bayi, kita akan menempatkan mereka dalam posisi tidak bisa melarikan diri.

Untuk itu, selalu biarkan kucing datang untuk dipeluk dan pastikan mereka memiliki pilihan untuk pergi jika mereka mau.

Nah, itulah tujuh hal yang dibenci kucing dan sebaiknya pemilik kucing segera menghindarinya. Semoga bermanfaat, ya.

Bukan Simpan di Kulkas, Ini Cara Tepat Simpan Pisang Agar Awet dan Tak Cepat Busuk

Siapa di sini yang suka makan pisang? Buah berwarna kuning ini digemari banyak orang, lo.

Tak hanya karena teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis, pisang juga bisa membuat kita kenyang.

Selain itu, beberapa jenis pisang juga bisa diolah menjadi berbagai makanan. Misalnya, pisang goreng, panekuk pisang, bolu pisang, bahkan keripik pisang.

Terkadang saat kita membeli pisang, beberapa hari kemudian pisangnya busuk dan akhirnya terbuang.

Tak jarang juga beberapa orang menyiasatinya dengan menyimpan pisang di dalam kulkas.

Sebenarnya bagaimana cara menyimpan pisang yang tepat agar tak mudah busuk?

Simak penjelasan selengkapnya berikut ini, yuk!

Cara Menyimpan Pisang Agar Tak Mudah Busuk

Sebelum membeli pisang, sebaiknya pilih pisang yang tidak terlalu matang.

Dikutip dari All recipes, meskipun kita mungkin tergoda untuk memilih pisang kuning yang matang sempurna, tapi sebaiknya pilihlah pisang hijau atau kuning kehijauan.

Sebab pisang jenis ini akan matang selama beberapa hari, memberi kita lebih banyak waktu untuk mengonsumsi pisang.

Baca Juga: Contoh-Contoh Kasus Pelanggaran HAM, Penyebab, dan Penyelesaian

Pisang yang matang harus dikonsumsi dalam waktu tiga hari setelah pembelian. Jadi membeli pisang yang kurang matang akan membantu mengurangi risiko pisang terbuang karena busuk.

Namun, hindari juga memilih pisang hijau dengan bintik hitam atau lecet.

Namun jika terlanjur memilih pisang yang matang, segera keluarkan dari bungkusan setelah kita sampai di rumah.

Pisang yang disimpan di dalam kantong hanya akan membuatnya matang lebih cepat.

Hal itu karena etilen atau gas yang dikeluarkan dari pisang untuk mempercepat pematangan akan menumpuk di dalam kantong.

Etilen diproduksi oleh banyak buah-buahan, termasuk apel, persik, dan tomat.

Selanjutnya, kita mungkin sering melihat tandan pisang yang dibungkus plastik di sekitar batangnya di supermarket.

Ini karena tanpa pembungkus, etilen yang dikeluarkan dari batang bisa turun dan mematangkan pisang.

Jika pisang sudah dibungkus sebelumnya, lanjutkan dan biarkan seperti itu.

Jika tidak, kita bisa membungkus seluruh batang dalam bungkus plastik, atau memisahkan pisang dan membungkus setiap batang dalam bungkus plastik.

Membungkus batang pisang adalah cara awal yang baik. Sayangnya celah di antara batang memungkinkan sebagian etilen masih terlepas meski pisang dibungkus.

Membagi pisang dan membungkusnya satu per satu adalah cara terbaik untuk mencegah etilen turun ke dalam buah.

Saat ingin mengonsumsi pisang, kita tidak perlu membuka bungkusnya.

Cukup kupas pisang dari ujung yang berlawanan, dan pegang pisang pada batang yang dibungkus.

Atau mudahnya kita juga bisa menggantung pisang.

Menggantung pisang bisa memastikan pisang terkena aliran udara yang tepat dan tidak akan terbentur apa pun.

Lalu, bagaimana dengan pisang yang sudah dipotong supaya tidak cepat hitam dan busuk?

Sebelum membuang sisa pisang yang setengah dimakan, pertimbangkan untuk mengolesnya dengan zat asam.

Caranya rendam sisa potongan pisang dalam jus lemon hingga tiga menit, atau peras jus lemon ke seluruh potongan setelah dikupas.

Ini akan mencegah buah pisang menjadi kecokelatan.

Untuk menyimpan, bungkus potongan dengan rapat dalam bungkus plastik atau tempatkan dalam wadah kedap udara atau kantong plastik dan dinginkan.

Jadi pisang sisa yang tidak termakan tidak akan mudah busuk.

Nah, itulah tadi cara menyimpan pisang agar tak cepat busuk. Selamat mencobanya di rumah, ya!

Apa Itu AFTA? Ini Latar Belakang, Tujuan, dan Dampaknya pada Indonesia

Apa itu AFTA? Apakah teman-teman mengetahuinya? AFTA adalah ASEAN Free Trade Area atau bahasa Indonesianya adalah Kawasan Perdagangan Bebas Perbara.

AFTA ini bentuk dari kerja sama perdagangan dan ekonominegara-negara yang tergabung dalam organisasi ASEAN.

Kerja sama ini berdasarkan kesepakatan di mana negara-negara ASEAN ingin mewujudkan kondisi perdagangan, serta perekonomian yang seimbang dan adil.

Caranya, dengan menurunkan tarif dan tidak menghambat tarif bea atau hambatan non tarif lainnya dalam kegiatan pertukaran barang di wilayah ASEAN.

Bea adalah biaya tambahan yang biasanya diberlakukan pada beberapa barang.

Biaya bea ini akan dibebankan kepada seseorang atau perusahaan yang melakukan kegiatan ekspor dan impor barang.

Kerja sama AFTA ini disepakati pada 28 Januari 1992 di Singapura. Pada awal kesepakatan, ternyata hanya enam negara yang menyetujui, yaitu Indonesia, Filipina, Singapura, Thailand, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Lalu, disusul Vietnam pada 1995, serta Laos dan Myanmar juga ikut bergabung pada 1997.

Sedangkan, Kamboja baru ikut bergabung pada 1999. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang AFTA, teman-teman bisa menyimak latar belakang, tujuan, dan dampaknya pada perdagangan, serta perekonomian Indonesia seperti berikut ini. Yuk, simak! 

Latar Belakang Kerja Sama AFTA 

Berikut ini, latar belakang yang mendasari kenapa negara-negara di ASEAN harus membentuk dan bergabung di dalam AFTA. 

– Munculnya masalah ekonomi setelah terjadi perubahan politik dan militer di kawasan ASEAN. 

– Menjadikan Singapura sebagai contoh negara yang mempunyai sistem perdagangan yang baik, meskipun tingkat sumber daya alamnya rendah. 

– Ingin menarik investor yang bisa meningkatkan permodalan di dalam negeri. 

– Meningkatkan kerja sama antar negara-negara ASEAN dalam bidang ekonomi. 

Tujuan AFTA 

Keberadaan AFTA bisa meningkatkan daya saing untuk membantu perekonomian negara-negara di ASEAN lebih baik.

AFTA bisa mewujudkan wilayah ASEAN menjadi pusat perekonomian dan menarik investasi di negara-negara ASEAN.

Untuk mencapai tujuan tersebut, AFTA menggunakan skema Common Effective Preferential Tariff (CEPT) yang menurunkan tarif bea dan hanya perlu dibebani dari 0 hingga 5 persen.

Skema ini diberlakukan pada Januari 1993. Lalu, pada 2002 ASEAN mempunyai empat program untuk mempercepat berjalannya skema CEPT dan AFTA, yaitu: 

1. Mengurangi tingkat tarif bea dari 0 hingga 5 persen dan berlaku pada setiap ASEAN. 

2. Menghapus hambatan kuantitatif (berkas-berkas perizinan) dan hambatan non tarif lainnya. 

3. Kerja sama untuk mengembangkan fasilitas perdagangan. 

4. Menetapkan kandungan lokal sebesar 40 persen pada barang-barang yang diperdagangkan. 

Dampak AFTA Bagi Perdagangan dan Perekonomian Indonesia 

Karena, Indonesia termasuk dalam organisasi ASEAN dan tergabung dalam AFTA, tentu saja ada dampaknya bagi perdagangan dan perekonomian negara Indonesia.

Kerja sama AFTA ini memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk melakukan pertukaran barang dagangan, salah satunya dalam bidang pertanian.

Baca Juga: Macam-Macam Bentuk Keragaman Budaya di Indonesia, Materi Kelas 5 SD Tema 8

Hasil pertanian Indonesia ini masih jadi komoditas terbesar yang dihasilkan dan bisa bersaing dengan negara-negara ASEAN lainnya.

Selain pertanian, Indonesia juga mempunyai kesempatan untuk menjual barang dagangan lainnya, seperti tekstil, gas alam, garmen, kelapa sawit, dan alat-alat elektronik.

Namun, peran pemerintah juga penting dalam kerja sama AFTA yang sudah disepakati.

Pemerintah perlu mendukung permodalan, kebijakan harga, dan peraturan perdagangan lainnya yang berlaku di dalam negeri.

Dengan begitu, Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara lainnya, terutama di wilayah ASEAN.

Selain itu, ada hal lain juga yang perlu diperhatikan, yaitu peningkatan kualitas barang dan hukum perdagangan yang berlaku di Indonesia.

Jika sudah diatur dengan baik dan tegas, perekonomian Indonesia akan meningkat seiring dengan berjalannya waktu. 

Nah, itulah penjelasan lengkap mengenai AFTA yang merupakan kerja sama perdagangan dan perekonomian di wilayah ASEAN. 

Contoh-Contoh Kasus Pelanggaran HAM, Penyebab, dan Penyelesaian

Tahukah teman-teman contoh-contoh kasus pelanggaran HAM yang pernah terjadi di Indonesia?

HAM (Hak Asasi Manusia) adalah hak dan kebebasan bagi semua orang tanpa memandang kebangsaan, jenis kelamin, etnis, ras, agama, bahasa, dan status lainnya.

hak sosial, budaya dan ekonomi, termasuk hak untuk berpartisipasi dalam kebudayaan, hak atas pangan, hak untuk bekerja dan hak atas pendidikan.

HAM juga didukung dan dilindungi hukum dan perjanjian nasional dan internasional, teman-teman.

Oleh sebab itu, bagi siapa saja yang melanggar HAM akan dikenai sanksi dan hukuman.

Berikut ini adalah contoh kasus pelanggaran HAM yang pernah terjadi di Indonesia, penyebab, dan penyelesaiannya.

5 Contoh Kasus Pelanggaran HAM, Penyebab, dan Penyelesaiannya

1. Kasus Lumpur Lapindo Brantas

Pada 29 Mei 2006, terjadi semburan lumpir akibat pengeboran yang dilakukan PT Lapindo Brantas.

Di peristiwa ini, banyak masyarakat yang kehilangan haknya atas tanah, anak-anak yang kehilangan halnya atas pendidikan, dan perenpuan yang kehilangan hak sebagai ibu rumah tangga karena lumpur terus keluar dan menenggelamkan area sekitar.

Penyebab semburan lumpur tidak terlalu jelas, namun diduga sebagai kesalahan penghitungan pengeboran oleh pihak perusahaan.

Baca Juga: 7 Contoh Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna

Untuk menyelesaikannya, PT Lapindo Brantas harus menanggung ganti rugi berkala pada penduduk sekitar. Selain itu, pimpinan perusahaan harus menerima hukuman dan membayar denda.

2. Pembatasan Hak Orang untuk Berpendapat 1997-1998

Peristiwa pembatas hak orang untuk berpendapat ini terjadi saat pemilihan Presiden Republik Indonesia periode 1998-2003.

Para aktivis, pemuda, mahasiswa, dan tokoh yang sering menyuarakan ketidakadilan terancam dianiaya.

Penyebabnya adalah para aktivis dinilai sebagai penghambat pihak-pihak tertentu untuk berkuasa.

Penyelesaiannya adalah Komnas HAM membentuk badan khusus untuk menyelidiki hal ini dan mendorong pemerintah membentuk Undang-Undang yang melindungi hak-hak rakyat.

3. Kerusuhan Mei 1998

Kerusuhan Mei 1998 terjadi pada 13 – 15 Mei 1998 di Jakarta dan sejumlah kota lain.

Penyebabnya adalah krisis moneter (keuangan) dan SARA.

4. Tragedi Trisakti

Tragedi Trisakti adalah kasus penghilangan nyawa 4 mahasiswa yang sedang berdemo.

Penyebabnya adalah rencana pemberlakukan UU Penanggulangan Keadaan Bahaya (PKB) yang dinilai rakyat terlalu otoriter, pdahal sistem pemerintahan Indonesia adalah demokrasi.

Upaya penyelesaian oleh Komnas HAM adalah dengan melakukan pemeriksaan, investigasi, dan menyusun aturan untuk melindungi hak-hak rakyat.

5. Peristiwa Aktivis Munir

Munir Said Thalib, yang lebih populer dengan panggilan Munir adalah seorang pejuang HAM.

Munir lahir di Malang, 8 Desember 1965. Ia diracun pada 7 September 2004 di pesawat menuju Belanda.

Penyebabnya, Munir adalah seorang aktivis yang diduga membuat beberapa pihak terancam.

Sebagai bentuk penyelesaian kasus, presiden Indonesia saat itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerbitkan Keppres No. 1112004 tentang Pembentukan Tim Pencari Fakta (TPF) kasus tersebut.

Macam-Macam Bentuk Keragaman Budaya di Indonesia, Materi Kelas 5 SD Tema 8

Indonesia memang terkenal dengan keberagaman budayanya, mulai sabang hingga merauke.

Keragaman budaya Indonesia ini datang dari berbagai kebudayan lokal yang terus tumbuh dan berkembang.

Menariknya, hingga kini, kebudayaan itu masih terus dilestarikan oleh masyarakat setempat.

Pada materi kelas 5 Tema 8, teman-teman akan belajar tentang keragaman budaya di Indonesia.

Terdapat beberapa keragaman budaya di Indonesia seperti bahasa daerah, upacara adat, rumah adat, pakaian adat, hingga kesenian daerah.

5 Macam Keberagaman Budaya di Indonesia

Berikut disajikan macam-macam keragaman budaya di Indonesia dan penjelasannya.

1. Bahasa Daerah

Indonesia memiliki ratusan bahasa daerah. Bahkan, dalam satu provinsi bisa memiliki beberapa bahasa daerah.

Untuk menjaga kelestariannya, kita perlu menguasai bahasa daerah.

Bahasa daerah yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah bahasa Jawa, ini karena sebagian besar penduduk Indonesia adalah suku Jawa.

Namun, walaupun memiliki beragam daerah, Indonesia memiliki bahasa nasional yakni bahasa Indonesia.

Tahukah teman-teman? Ternyata bahasa Indonesia sebenarnya berasal dari bahasa Melayu, lo.

2. Upacara Adat

Upacara adat merupakan salah satu warisan nenek moyang kita yang telah dijaga dan dilestarikan secara turun-temurun.

Meskipun perkembangan zaman semakin maju dan canggih, upacara adat tidak pernah dilupakan oleh sebagian masyarakat.

Sebab, upacara adat memiliki nilai dan kekuatan bagi masyarakat setempat.

Di Indonesia, tradisi upacara adat ini banyak dilakukan oleh masyarakat di tiap-tiap daerah.

Contoh upacara adat yang masih dilaksanakan hingga sekarang, seperti upacara ruwatan di Jawa Tengah hingga upacara Ngaben di Bali.

3. Rumah Adat

Rumah menjadi kebutuhan pokok untuk masyarakat Indonesia.

Setiap provinsi di Indonesia memiliki rumah adat dengan karakteristik dan namanya masing-masing.

Rumah adat senditi dapat digunakan sebagai tempat tinggal atau hunian. Selain itu, bisa pula menjadi tempat bersejarah.

Hingga kini rumah adat masih terus dipertahankan, baik dari segi kegunaan, fungsi sosial dan budayanya.

Contoh rumah adat di Indonesia yakni rumah adat Hanoi di Papua, rumah adat kebaya di DKI Jakarta hingga rumah adat gadang di Sumatera Barat.

4. Pakaian Adat

Pakaian adat jadi salah satu ciri suku tertentu di Indonesia, teman-teman.

Umumnya, pakaian adat dipakai saat berlangsunya proses upacara adat. Misalnya, pernikahan.

Pakaian adat Indonesia memang menjadi simbol di tiap daerahnya. Tiap-tiap daerah memiliki karakteristiknya masing-masing.

Terdapat keragaman warna dan corak dari masing-masing pakaian adat, mulai dari kombinasi warna cerah hingga cenderung gelap.

Hingga kini, pakaian adat masih terus digunakan, bahkan sudah banyak dimodifikasi agar terlihat trendi, lo.

Contoh pakaian adat yang ada di Indonesia yakni pakaian adat ulos di Sumatera Utara, pakaian adat bodo di Sulawesi Selatan, hingga kebaya di Jawa Tengah.

5. Kesenian Daerah

Kesenian daerah di Indonesia ada bermacam-macam bentuknya, mulai dari tari daerah, alat musik daerah, hingga lagu daerah.

Ketiga bentuk kesenian daerah itu masih berkembang dan terus dilestarikan hingga kini.

Setiap daerah memiliki kesenian daerah yang memiliki karakteristiknya masing-masing.

Contoh tari daerah di Indonesia seperti tari serimpi dari Yogyakarta, tari Piring dari Minangkabau, hingga tari Kecak dari Bali.

Baca Juga: Penjelasan Lengkap Poster: Ciri-Ciri, Jenis, dan Langkah-Langkah Membuat Poster

Contoh alat musik daerah di Indonesia antara lain, angklung di Jawa Barat, Kolintang di Sulawesi Utara, hingga Sasando di Nusa Tenggara Timur.

Contoh lagu daerah di Indonesia, yakni kicir-kicir dari DKI Jakarta, Bungong Jeumpa dari Aceh hingga Apuse dari Papua.

7 Contoh Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna

wan selama hidupnya juga mengalamiproses perkembangan dan pertumbuhan.

Proses ini tidak hanya terjadi ketika sel kelamin jantan dan betina bersatu di dalam tubuh.Tetapi, juga terjadi ketika berada di luar tubuh induk.

Nantinya, mereka akan mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan dari muda menjadi dewasa.

Proses ini disebut dengan metamorfosis dan dibagi menjadi dua, yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.

Kali ini teman-teman akan mengetahui tentang metamorfosis sempurna.

Metamorfosis sempurna adalah tahapan perubahan fisik yang sempurna, yaitu dari tahap telur, larva, pupa, kepompong, dan dewasa.

Lalu, apa saja hewan yang mengalami metamorfosis sempurna? Untuk mengetahuinya simak contoh-contoh berikut ini, yuk! 

Contoh Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna 

1. Kumbang 

Kumbang atau nama ilmiahnya Coleopatra ini jadi serangga yang mengalami metamorfosis sempurna.

Kumbang dewasa akan bertelur, telurnya akan menetas dan menjadi larva.

Lalu, larva kumbang akan menjadi pupa, yaitu peralihan menuju ke bentuk kumbang yang sempurna. 

2. Katak 

Hewan amfibi ini juga termasuk hewan yang bermetamorfosis sempurna.

Urutannya adalah, katak dewasa bertelur, ketika menetas telurnya berubah menjadi berudu.

Lalu, berudu dengan empat kaki, katak muda, dan akhirnya menjadi katak dewasa. 

3. Nyamuk 

Serangga yang banyak mengganggu manusia ini, juga termasuk hewan yang bermetamorfosis sempurna.

Baca Juga: Letak Astronomis dan Geografis Negara-Negara di ASEAN

Terdiri dari empat langkah, yaitu nyamuk dewasa bertelur dan menetas menjadi larva atau jentik.

Setelah itu menjadi pupa nyamuk dan selesai dengan menjadi nyamuk dewasa. 

4. Kupu-Kupu 

Metamorfosis kupu-kupu memang menakjubkan, dari awalnya berbentuk ulat yang ditakuti, menjadi kupu-kupu yang bersayap indah.

Langkah-langkahnya adalah kupu-kupu dewasa bertelur, menjadi ulat kecil, ulat kecil dewasa, kepompong, dan kupu-kupu dewasa. 

5. Lebah 

Urutan metamorfosis pada lebah hampir sama dengan kupu-kupu, kok.

Lebah dewasa akan bertelur, menetas dan menjadi larva, menuju tahap kepompong, dan terakhir berwujud lebah dewasa. 

6. Semut 

Ternyata, semut jadi serangga yang memiliki tahapan metamorfosis sempurna, lo.

Urutan metamorfosis semut adalah telur, menjadi larva. Lalu, nantinya larva berubah menjadi pupa atau kepompong dan terakhir menjadi semut dewasa. 

7. Lalat 

Serangga yang mempunyai dua sayap ini juga mengalami tahapan metamorfosis sempurna.

Di awali dengan lalat dewasa bertelur, menetas dan menjadi larva, selanjutnya pupa. Terakhir, setelah mengalami menjadi pupa, tentu akan berubah menjadi lalat dewasa. 

Penjelasan Lengkap Poster: Ciri-Ciri, Jenis, dan Langkah-Langkah Membuat Poster

Pernahkah teman-teman melihat poster di tempat umum? Poster adalah sebuah alat untuk mempromosikan barang atau jasa kepada masyarakat.

Karena poster merupakan bagian dari reklame, biasanya ia sering kita lihat di tempat yang ramai.

Hal tersebut bertujuan agar dapat dilihat oleh banyak orang. Selain itu, poster biasanya juga dirancang dengan desain yang menarik agar bisa dibaca dari kejauhan.

Poster juga menggunakan kalimat yang mengajak secara singkat, pada, dan jelas sesuai dengan tujuan poster dibuat.

Berikut ini penjelasan lengkap tentang poster yang mencakup ciri-ciri poster, jenis-jenis poster, dan langkah-langkah membuat poster.

Baca Juga: Contoh Sikap Menghormati dan Menghargai Keberagaman Budaya, Materi PPKn Kelas 3 SD

Ciri-Ciri Poster

Seperti jenis reklame lainnya, poster juga mempunyai ciri khusus yang bisa kita ketahui, yaitu seperti berikut ini.

1. Menggunakan kalimat singkat, padat, dan jelas

2. Kalimatnya berupa ajakan

3. Menyisipkan gambar yang menarik

4. Memberikan ingatan yang kuat kepada pembaca poster

5. Mampu menarik orang untuk membaca

6. Isi informasi tidak bertele-tele

7. Ditempel di tempat umum atau strategis

8. Biasa dicetak di media kertas khusus berukuran cukup besar

Jenis-jenis Poster

Jenis-jenis poster juga ada beberapa macam bergantung pada tujuan penggunaannya, ketahui penjelasannya berikut ini.

1. Poster Niaga

Poster jenis ini mempunyai tujuan untuk mempromosikan suatu barang atau jasa agar diketahui oleh masyarakat dan masyarakat pun ingin memiliki produk yang ditawarkan.

2. Poster Layanan Masyarakat

Poster jenis ini biasanya digunakan oleh pelayanan publik untuk menginformasikan pelayanan dan tata cara pelayanan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

3. Poster Kegiatan

Poster jenis ini bertujuan untuk mempromosikan suatu kegiatan acara kepada masyarakat. Informasinya harus jelas dan padat, sehingga masyarakat pun tidak mudah melupakannya.

4. Poster Karya Seni

Poster jenis ini adalah wadah bagi orang-orang yang menyalurkan ekspresi seninya. Poster ini belum tentu bisa dipahami oleh semua orang dan pemahaman setiap orang bisa berbeda.

5. Poster Film

Poster jenis ini bermaksud untuk mempromosikan sebuah film, kita bisa menemukannya di bioskop ketika film itu diputar.

Langkah-langkah Membuat Poster

1. Menentukan Topik dan Tujuan Poster

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan topik dan tujuan poster itu dibuat. Poster harus bisa menyampaikan maksud dari isi poster kepada masyarakat.

Tentukan tujuan poster itu dibuat juga penting, apakah untuk promosi, pemberitahuan, pendidikan atau hal lainnya.

2. Memilih Kata dan Menyusun Kalimat

Setelah menentukan topik dan tujuan, selanjutnya adalah memilih kata dan menyusun kalimat agar isinya bisa bisa disampaikan secara tepat sasaran kepada masyarakat.

Gunakanlah kalimat yang pendek, singkat, dan tidak bertele-tele. Jangan lupa juga, kalimat yang digunakan harus bersifat mengajak.

3. Menentukan Gambar

Setelah pemilihan kalimat yang tepat, langkah selanjutnya adalah menentukan gambar yang tepat.

Poster perlu disisipi gambar agar menarik perhatian. Gunakanlah gambar yang sesuai dengan topik poster dan atur pada di posisi yang tepat.

4. Memperhatikan Tata Letak Huruf dan Gambar

Seperti yang tadi disebutkan, peletakan gambar haruslah tepat, karena selain memperindah juga tetap jelas secara pandangan.

Selain itu, tata letak huruf juga perlu diperhatikan agar menarik dan bisa dibaca dengan jelas. Gunakanlah warna dan jenis huruf yang menarik dan tidak sulit dilihat oleh pembaca poster.

5. Mencetak Poster ke Dalam Media

Setelah semuanya sudah tepat, langkah berikutnya yang perlu dilakukan adalah mencetak poster ke dalam media.

Media yang biasa digunakan untuk mencetak poster ada kertas, kertas foto, kain, atau bisa dengan media lainnya.

6. Memublikasikan Poster

Langkah terakhir dari pembuatan poster, tentunya adalah memasang poster tersebut di ruang publik.

Hal ini agar sasaran masyarakat yang dituju oleh topik poster bisa melihat dan membacanya. Misalnya, poster tentang kegiatan kebersihan lingkungan di suatu desa.

Maka, poster tersebut harus ditempel di ruang publik desa tersebut, bukan d desa lain.

Nah, itulah penjelasan lengkap tentang poster, mulai dari pengertian, ciri-ciri, jenis-jenis, dan langkah-langkah membuat poster.

Letak Astronomis dan Geografis Negara-Negara di ASEAN

Teman-teman, masih ingatkah kamu negara-negara apa saja yang tergabung dalam ASEAN?

Terlihat dari gambar di atas, kamu bisa menyebutkan 10 negara anggota ASEAN yaitu sebagai berikut.

Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darusallam, Kamboja, Filipina, Laos, Vietnam, dan Myanmar.

ASEAN atau Asosication of South East Asian Nations merupakan organisasi yang beranggotakan negara-negara Asia Tenggara dan berdiri pada 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand.

Kerja sama yang terjadi di antara negara-negara ASEAN juga dipengaruhi oleh letak astronomis dan geografis masing-masing negara.

Yuk, cari tahu letak astronomis dan letak geografis 10 anggota ASEAN ini!

1. Indonesia

Indonesia terletak pada letak astronomis yaitu 6o Lintang Utara hingga 11o Lintang Selatan dan 95o Bujur Timur hingga 141Bujur Timur.

Sedangkan berdasarkan letak geografis, negara Indonesia terletak di antara dua benua yaitu Benua Asia dan Australia serta di antara dua samudra, yaitu Samudra Pasifik dan Hindia.

2. Malaysia

Malaysia terletak pada letak astronomis yaitu 1º Lintang Utara hingga 7º Lintang Selatan serta 100º Bujur Timur hingga 120º Bujur Timur.

Secara geografis, letak negara Malaysia berbatasan dengan Laut Cina Selatan, Indonesia, Selat Singapura, Selat Malaka, dan Thailand.

3. Singapura

Singapura terletak di antara 1º11’ Lintang Utara hingga 1º27′ Lintang Utara serta 103º39’ Bujur Timur hingga 104º5’ Bujur Timur.

Berdasarkan letak geografisnya, Singapura berbatasan dengan Selat Johor di sebelah barat dan sebelah utara.

Serta berbatasan dengan Selat Singapura di sebelah timur dan selatan.

4. Thailand

Thailand terletak di antara 6º Lintang Utara hingga 21º Lintang Utara serta 97º Bujur Timur hingga 106º Bujur Timur.

Letak geografis Thailand yaitu sebelah utara berbatasan dengan Myanmar dan Laos, sebelah selatan berbatasan dengan Malaysia dan Teluk Thailand.

Sedangkan sebelah timur berbatasan dengan Kamboja dan Laos, dan sebelah barat berbatasan dengan Myanmar.

5. Brunei Darussalam

Brunei Darussalam terletak pada 4° Lintang Utara sampai 6° Lintang Utara dan 114° Bujur Timur – 115° Bujur Timur.

Berdasarkan letak geografis, berikut ini batas wilayah Brunei Darusallam.

Bagian selatan, timur, dan barat berbatasan dengan negara bagian Serawak (Malaysia). Bagian utara berbatasan dengan Laut Cina Selatan.

6. Kamboja

Letak astronomis negara Kamboja yaitu 10° Lintang Utara sampai 15° Lintang Utara dan 102° Bujur Timur – 108° Bujur Timur.

Sedangkan letak geografisnya adalah sebelah utara berbatasan dengan Thailand dan Laos dan sebelah selatan berbatasan dengan Laut Cina Selatan.

Sebelah barat berbatasan dengan Thailand serta sebelah timur berbatasan dengan Vietnam.

7. Filiphina

Filiphina terletak pada 5° Lintang Utara sampai 21° Lintang Utara dan 117° Bujur Timur – 126° Bujur Timur.

Letak geografis negara ini yaitu sebelah utara dan timur berbatasan dengan Samudra Pasifik.

Sedangkan sebelah selatan berbatasan dengan Laut Sulawesi dan Laut Suhu, sebelah barat berbatasan dengan Laut Cina Selatan.

8. Laos

Letak astronomis negara Laos yaitu 14° Lintang Utara sampai 22° Lintang Utara dan 100° Bujur Timur – 107° Bujur Timur.

Berdasarkan letak geografisnya, sebelah barat Laos berbatasan dengan Thailand dan Birma dan sebelah selatan berbatasan dengan Kamboja.

Lalu, sebelah utara berbatasan dengan Tiongkok dan Vietnam serta sebelah timur berbatasan dengan Vietnam.

Baca Juga: Jenis-Jenis Gambar Ilustrasi dan Teknik Menggambar yang Digunakan

9. Vietnam

Letak astronomis Vietnam yaitu 23° Lintang Utara sampai 9° Lintang Utara dan 105° Bujur Timur – 109° Bujur Timur.

Letak geogrfis Vietnam yaitu sebelah barat berbatasan dengan Teluk Siam, Laos, dan Kamboja. Bagian utara berbatasan dengan Tiongkok.

Pada bagian timur dan selatan berbatasan dengan Laut Cina Selatan.

10. Myanmar

Letak astronomis negara Myanmar yaitu 11° Lintang Utara sampai 28° Lintang Utara dan 92° Bujur Timur – 101° Bujur Timur.

Berdasarkan letak geografisnya, batas wilayah negara Myanmar, yaitu sebelah utara berbatasan dengan Tiongkok. Sebelah selatan berbatasan dengan Laut Andaman.

Sebelah barat berbatasan dengan Teluk Benggala dan sebelah timur berbatasan dengan Laos dan Thailand.

Nah, itulah rangkuman letak astronomis dan geografis negara-negara anggota ASEAN.

Contoh Sikap Menghormati dan Menghargai Keberagaman Budaya, Materi PPKn Kelas 3 SD

Indonesia adalah negara yang memiliki kebudayaan yang beragam.

Untuk menjaga persatuan dan kesatuan, teman-teman harus menghormati dan menghargai keberagaman budaya, seperti yang akan dijelaskan pada materi PPKn kelas 3 SD.

Apakah teman-teman tahu ada berapa kebudayaan yang ada di Indonesia?

Di Indonesia, ada sekitar 1.331 kelompok suku yang tersebar di seluruh wilayah, lo.

Baca Juga: Jenis-Jenis Gambar Ilustrasi dan Teknik Menggambar yang Digunakan

Setiap suku tersebut memiliki kebiasaan dan tradisi yang berbeda-beda.

Walau begitu mereka tetap bagian dari negara Indonesia.

Untuk mejaga persatuan tersebut, teman-teman harus memiliki rasa menghormati dan menghargai antarsuku budaya.

Menghormati menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah menaruh rasa hormat, mengakui.

Jadi, menghormati kebudayaan daerah lain adalah dengan memberikan rasa hormat dan mengakui adanya kebudayaan lain di Indonesia.

Sedangkan menghargai memiliki arti yang tidak jauh berbeda, yaitu memberikan rasa hormat.

Rasa hormat ini bisa diberikan dengan beragam cara.

Berikut akan dijelaskan cara menghargai dan menghormati antarkebudayaan.

1. Bangga Memakai Pakaian Adat Daerah Lain

Setiap daerah pasti memiliki pakaian adat yang berbeda-beda.

Untuk menunjukan rasa hormat, teman-teman harus bangga saat mengenakan pakaian adat daerah lain.

2. Mempelajari Tarian Adat Daerah Lain

Cara lain yang bisa dilakukan adalah tidak malu untuk belajar tarian adat daerah lain.

Bukan hanya pakaian adat, setiap suku juga memiliki tarian adat yang berbeda-beda.

Bila teman-teman tidak bisa menari, cukup memberikan apresiasi dengan mempelajari arti tarian daerah lain.

3. Menonton Pertunjukan Daerah Lain

Bentuk menghargai dan menghormati bisa dilakukan dengan menonton pertunjukan daerah lain.

Ikut datang dan menonton dengan tertib sudah menjadi bentuk apresiasi atas karya dan ke kekhasan budaya daerah lain.

4. Menjaga Kebersihan saat Berkunjung ke Daerah Lain

Teman-teman bisa juga menunjukan rasa hormat, dengan selalau menjaga kebersihan saat berkunjung ke daerah lain.

Terlebih saat berada di rumah adat daerah lain, jangan sampai mengotori bangunan kebudayaan tersebut.

5. Berbagi Cerita tentang Keistimewaan Suku Daerah Lain

Untuk menujukan rasa hormat, teman-teman juga bisa berbagi cerita dengan berbagai teman yang berasa dari suku yang berbeda.

Cara ini juga bisa membuat teman-teman lebih memahami dan mengenal kebudayaan lain.

Dengan mengenal, maka rasa hormat dan menghargai secara lebih baik.

Nah, itu tadi beragam cara menghargai dan menghormati keberagaman kebudayaan di Indonesia.

Sekarang, teman-teman harus bisa menghargai dan menghormati kebudayaan lain agar persatuan tertap terjaga.

Jenis-Jenis Gambar Ilustrasi dan Teknik Menggambar yang Digunakan

Ketika menonton kartun di televisi, kamu pasti memperhatikan karakter dan ilustrasi yang terlihat.

Kartun merupakan salah satu jenis gambar ilustrasi. Apa yang dimaksud dengan gambar ilustrasi?

Ilustrasi adalah gambar yang memperjelas ide cerita atau narasi. Fungsi dari gambar ilustrasi yaitu untuk menghidupkan sebuah cerita.

Objek gambar ilustrasi dapat berupa manusia, tumbuhan, dan hewan, yang disesuaikan dengan tema cerita yang dibuat.

Gambar ilustrasi dapat diberi warna maupun hitam putih, dan dibuat dengan manual maupun dengan teknologi digital.

Intinya, menggambar ilustrasi harus disesuaikan dengan cerita yang ingin disampaikan.

Baca Juga: Cari Jawaban Kelas 5 SD Tema 2, Apa Langkah-Langkah Membuat Gambar Cerita?

Apa saja contoh gambar ilustrasi? Bagaimana teknik yang digunakan?

Untuk memahami lebih lengkap mengenai gambar ilustrasi, mari kita perhatikan penjelasan berikut ini.

Jenis-Jenis Gambar Ilustrasi

Adapun beberapa contoh jenis gambar ilustrasi, yaitu:

1. Kartun

Kartun merupakan tokoh yang berupa hewan, manusia, maupun manusia pada cerita humor yang bersifat menghibur.

Di Indonesia, kartun dapat kita temukan dari koran, majalah, dan televisi.

2. Karikatur

Karikatur menampilkan karakter yang dilebih-lebihkan, lucu, unik, dan terkadang mengandung kritikan.

Objek karikatur merupakan tokoh manusia maupun hewan.

3. Komik

Komik terdiri dari rangkaian gambar yang saling melengkapi dan memiliki alur cerita.

Bentuk komik dapat berupa buku maupun lembaran gambar singkat.

4. Ilustrasi Karya Sastra

Karya sastra dapat berupa cerita pendek, puisi, atau sajak. Karya sastra akan nampak lebih menarik jika diberi gambar ilustrasi.

Pada karya sastra, gambar ilustrasi memiliki fungsi sebagai penguat dan penjelas isi pada karya sastra.

5. Vignette

Vignette adalah gambar ilustrasi berbentuk dekoratif yang berfungsi sebagai pengisi bidang kosong pada kertas narasi.

Itulah kelima jenis gambar ilustrasi yang sudah sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, menggambar ilustrasi dapat dilakukan dengan teknik kering dan basah. Bagaimana penjelasannya?

Teknik Menggambar Ilustrasi

Teknik menggambar ilustrasi terdiri dari dua cara, yaitu:

1. Teknik Kering

Teknik kering dalam menggambar ilustrasi merupakan teknik atau cara tanpa menggunakan air atau minyak untuk mengencerkan medianya.

Alat dan bahan yang digunakan dalam teknik kering, antara lain:

– Pensil yang digunakan untuk menggambar, dengan ukuran ketebalan yang beragam.

– Arang yang digunakan untuk menggambar ilustrasi dan terbuat dari bahan dasar kayu.

– Krayon, yang digunakan untuk pewarnaan ilustrasi.

– Pensil warna untuk memberi warna pada gambar ilustrasi.

2. Teknik Basah

Teknik basah yaitu cara menggambar ilustrasi dengan bahan dan alat yang memerlukan air atau minyak sebagai pengencer.

Alat dan bahan yang digunakan dalam teknik basah, antara lain:

– Cat air

– Cat minyak

– Tinta

Jadi, itulah teknik yang digunakan untuk menggambar ilustrasi.

Jenis-Jenis Gambar Ilustrasi dan Teknik Menggambar yang Digunakan

Ketika menonton kartun di televisi, kamu pasti memperhatikan karakter dan ilustrasi yang terlihat.

Kartun merupakan salah satu jenis gambar ilustrasi. Apa yang dimaksud dengan gambar ilustrasi?

Ilustrasi adalah gambar yang memperjelas ide cerita atau narasi. Fungsi dari gambar ilustrasi yaitu untuk menghidupkan sebuah cerita.

Objek gambar ilustrasi dapat berupa manusia, tumbuhan, dan hewan, yang disesuaikan dengan tema cerita yang dibuat.

Gambar ilustrasi dapat diberi warna maupun hitam putih, dan dibuat dengan manual maupun dengan teknologi digital.

Intinya, menggambar ilustrasi harus disesuaikan dengan cerita yang ingin disampaikan.

Baca Juga: 7 Jenis Tempo pada Lagu, Mulai dari Pengertian Hingga Contohnya

Apa saja contoh gambar ilustrasi? Bagaimana teknik yang digunakan?

Untuk memahami lebih lengkap mengenai gambar ilustrasi, mari kita perhatikan penjelasan berikut ini.

Jenis-Jenis Gambar Ilustrasi

Adapun beberapa contoh jenis gambar ilustrasi, yaitu:

1. Kartun

Kartun merupakan tokoh yang berupa hewan, manusia, maupun manusia pada cerita humor yang bersifat menghibur.

Di Indonesia, kartun dapat kita temukan dari koran, majalah, dan televisi.

2. Karikatur

Karikatur menampilkan karakter yang dilebih-lebihkan, lucu, unik, dan terkadang mengandung kritikan.

Objek karikatur merupakan tokoh manusia maupun hewan.

3. Komik

Komik terdiri dari rangkaian gambar yang saling melengkapi dan memiliki alur cerita.

Bentuk komik dapat berupa buku maupun lembaran gambar singkat.

4. Ilustrasi Karya Sastra

Karya sastra dapat berupa cerita pendek, puisi, atau sajak. Karya sastra akan nampak lebih menarik jika diberi gambar ilustrasi.

Pada karya sastra, gambar ilustrasi memiliki fungsi sebagai penguat dan penjelas isi pada karya sastra.

5. Vignette

Vignette adalah gambar ilustrasi berbentuk dekoratif yang berfungsi sebagai pengisi bidang kosong pada kertas narasi.

Itulah kelima jenis gambar ilustrasi yang sudah sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, menggambar ilustrasi dapat dilakukan dengan teknik kering dan basah. Bagaimana penjelasannya?

Teknik Menggambar Ilustrasi

Teknik menggambar ilustrasi terdiri dari dua cara, yaitu:

1. Teknik Kering

Teknik kering dalam menggambar ilustrasi merupakan teknik atau cara tanpa menggunakan air atau minyak untuk mengencerkan medianya.

Alat dan bahan yang digunakan dalam teknik kering, antara lain:

– Pensil yang digunakan untuk menggambar, dengan ukuran ketebalan yang beragam.

– Arang yang digunakan untuk menggambar ilustrasi dan terbuat dari bahan dasar kayu.

– Krayon, yang digunakan untuk pewarnaan ilustrasi.

– Pensil warna untuk memberi warna pada gambar ilustrasi.

2. Teknik Basah

Teknik basah yaitu cara menggambar ilustrasi dengan bahan dan alat yang memerlukan air atau minyak sebagai pengencer.

Alat dan bahan yang digunakan dalam teknik basah, antara lain:

– Cat air

– Cat minyak

– Tinta

Jadi, itulah teknik yang digunakan untuk menggambar ilustrasi.

Cari Jawaban Kelas 5 SD Tema 2, Apa Langkah-Langkah Membuat Gambar Cerita?

Gambar cerita adalah serangkaian gambar yang mengandung sebuah alur cerita.

Salah satu contohnya adalah gambar ilustrasi. Di dalam pembuatan gambar cerita dibutuhkan langkah-langkah tertentu.

Langkah-langkah pembuatan gambar cerita ini harus dilakukan sesuai urutan. Agar dihasilkan gambar cerita yang baik.

Dalam materi kelas 5 SD Tema 2, ada perintah untuk menyebutkan langkah-langkah dalam membuat gambar cerita.

Apakah teman-teman masih bingung? Yuk, cari tahu!

Baca Juga: Cara Menghitung Skala Peta dan Jenis-Jenis Skala pada Peta

Berikut ini kunci jawabannya.

Langkah-langkah Membuat Gambar Cerita 

1. Ide atau Gagasan 

Ide merupakan hal dasar dalam membuat gambar cerita. Setelah menentukan suatu ide, disarankan untuk segera menentukan unsur-unsurnya.

Unsur-unsur tersebut berupa tokoh, suasana, jenis adegan, latar, dan watak tokoh dalam gambar cerita.

Untuk menentukan ide atau tema bisa diperoleh dari berbagai sumber. Misalnya dari bacaan atau buku.

2. Membuat Sketsa

Sketsa adalah sebuah rancangan (desain) gambar yang sesuai dengan gagasan tadi.

Saat membuat sketsa, teman-teman perlu teliti dan hati-hati. Karena memperhatikan tata letak dan ukuran objek gambar ilustrasi adalah hal yang penting.

3. Pewarnaan 

Jika sketsa gambar cerita sudah selesai, teman-teman bisa mewarnainya.

Ada dua cara dalam proses pewarnaan gambar cerita, yaitu mewarnai sesuai aslinya atau mewarnai sesuai dengan kreativitas sendiri.

4. Medianya

Saat menggambar ilustrasi, teman-teman juga harus memperhatikan media alas gambarnya dan media warnanya.

 5. Penyempurnaan Gambar Cerita 

Langkah ini merupakan langkah akhir dalam membuat gambar cerita. Jika sudah membuat beberapa sketsa gambar cerita.

Kemudian pilih salah satu sketsa yang paling bagus dan baik. Hal ini agar diperoleh gambar cerita yang indah.

Setelah itu, hapus garis-garis yang tidak perlu pada sketsa dan pertebal garis-garis untuk menonjolkan gambar.

Fungsi dari menebalkan garis-garis ini berfungsi untuk menghidupkan tokoh pada sketsa gambar cerita.

Terakhir, warna gambar dengan pensil pewarna. Pemilihan jenis pensil warna bebas dan tidak terikat.

Yang perlu diperhatikan saat pewarnaan, pemilihan warna harus sesuai dengan tokoh dan alur ceritanya.

Nah, itu tadi langkah-langkah membuat gambar cerita.

Penjelasan ini dapat menjadi pedoman bagi orang tua untuk mendampingi kegiatan belajar anak di rumah.

7 Jenis Tempo pada Lagu, Mulai dari Pengertian Hingga Contohnya

Ketika kita menyanyikan lagu nasional, kita bisa merasakan adanya perbedaan tempo dalam alunan lagunya.

Dalam musik, tempo adalah cepat lambatnya irama dalam lagu. Tempo juga berperan untuk membedakan lagu satu dengan lagu yang lain.

Misalnya ada lagu yang dinyanyikan dengan cepat, dan ada lagu yang dinyanyikan dengan lambat.

Tempo ini juga menentukan permainan musik yang mengiringinya, teman-teman.

Sekarang, cobalah kamu menyanyikan lagu Maju Tak Gentar, dan bedakan dengan lagu Syukur.

Baca Juga: 8 Contoh Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui

Kedua lagu tersebut memiliki kecepatan irama yang berbeda, bukan?

Nah, kali ini kita akan mengenal jenis-jenis tempo pada lagu-lagu dari Indonesia. Simak penjelasan ini, yuk!

Jenis-Jenis Tempo

Dalam pembahasan mengenai tempo musik dan lagu, kita mengenal satuan BPM atau Beats Per Minute.

Satuan ini diketahui dengan cara menghitung ketukan yang digunakan dalam musik dalam satu menit.

Secara garis besar, kita mengenal 3 jenis tempo lagu, yaitu allegro, moderato, dan largo.

Allegro yaitu tempo lagu cepat, moderato bertempo sedang, dan largo memiliki tempo lambat.

Dari ketiga jenis tempo tersebut, masih ada pembagian jenis tempo yang lebih rinci.

Berikut ini jenis-jenis tempo dengan BPM yang digunakan.

1. Allegro

Memiliki jumlah ketukan per menitnya sekitar 120 hingga 168 BPM.

Contoh lagu yang menggunakan tempo ini adalah Potong Bebek Angsa dari NTT, Yamko Rambe Yamko dari Papua, dan Rek Ayo Rek dari Jawa Timur.

2. Moderato

Memiliki jumlah ketukan per menitnya sekitar 108 hingga 120 BPM.

Contoh lagu yang menggunakan tempo moderato adalah Ampar-Ampar Pisang dari Kalimantan Selatan, Soleram dari Riau, dan Sarinande dari Maluku.

3. Largo

Memiliki jumlah ketukan per menitnya sekitar 40 hingga 60 BPM.

Contoh lagu yang menggunakan tempo largo adalah Indonesia Pusaka dan Mengheningkan Cipta.

4. Andante

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 76 hingga 108 BPM.

Temponya tidak terlalu lambat dan lebih mengarah ke tempo sedang. Contoh lagu yang menggunakan tempo ini yaitu Syukur dan Tanah Air.

5. Adagio

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 66 hingga 76 BPM.

Contoh lagu yang menggunakan tempo Adagio antara lain Bagimu Negeri.

6. Vivace

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 168 hingga 176 BPM. Temponya lincah dan cepat.

Contoh lagu yang menggunakan tempo Vivace adalah Halo-Halo Bandung dan Maju Tak Gentar.

7. Presto

Jumlah ketukan per menitnya sekitar 168 hingga 200 BPM. Temponya sangat cepat.

Contoh lagu yang menggunakan tempo Presto adalah Hari Merdeka.

Nah, itulah penjelasan jenis-jenis tempo lagu dan contoh penggunaannya, teman-teman.

Cara Menghitung Skala Peta dan Jenis-Jenis Skala pada Peta

Jika sedang melihat atau membaca peta, kita akan menemukan skala peta. Apakah teman-teman tahu cara menghitung skala peta?

Pada peta, kita akan menemukan angka yang dituliskan di peta, misalnya 1:25.000, 1: 1.000.000, atau perbandingan lainnya.

Angka perbandingan inilah yang disebut sebagai skala pada peta.

Nah, sebenarnya apa fungsi dari skala yang tertulis di peta dan bagaimana cara menghitung skala peta, ya?

Ketahui penjelasan cara menghitung skala peta, fungsi skala peta, juga jenis-jenis skala peta, yuk!

Pengertian dan Fungsi Skala Peta

Peta digunakan untuk menunjukkan lokasi atau letak suatu daerah, tempat, gunung, sungai, dan berbagai wilayah lainnya.

Jika membuka peta, terutama peta cetak, baik itu di atlas, maupun di peta berbentuk kertas lainnya, kita akan menemukan tulisan angka yang terlihat seperti perbandingan angka, yang merupakan skala peta.

Sebenarnya apa itu skala dan apa fungsinya pada peta, ya?

Skala peta adalah perbandingan antara ukuran yang sebenarnya dengan ukuran yang tertulis atau digunakan pada peta.

Maka jarak dari satu titik ke titik yang lain di ukuran sebenarnya digambarkan pada peta menggunakan perbandingan skala yang tertulis.

Fungsi dari skala ini adalah untuk memperlihatkan ukuran pada peta dengan ukuran sebenarnya yang ada di lokasi, begitu juga sebaliknya.

Maka dari itu, skala adalah hal penting dalam membuat peta dan tidak boleh salah.

Sebab skala akan menjadi patokan yang digunakan untuk membuat peta, agar menjadi gambaran yang sama seperti jarak aslinya.

Baca Juga:  Nama dan Fungsi Organ Gerak Ikan, Katak, Burung, Ular, Kadal, dan Kambing, Materi Kelas 5 SD Tema 1

Jenis-Jenis Skala Peta

Skala yang paling sering kita lihat di peta adalah skala berupa skala angka, misalnya 1:500.000, 1:250.000, 1:1.000.000, dan sebagainya.

Namun sebenarnya ada tiga jenis skala peta yang bisa digunakan dan dituliskan dalam pembuatan peta, nih, yaitu:

1. Skala angka

Adalah jenis skala peta yang paling sering dilihat dan digunakan pada peta. Skala peta ini dituliskan dengan menggunakan perbandingan angka, misalnya 1:50.000, 1:100.000, dan sebagainya.

2. Skala garis

Adalah skala berbentuk garis lurus yang terbagi menjadi beberapa titik dengan jarak yang sama dan merupakan perbandingan antara jarak di peta dengan jarak sesungguhnya.

3. Skala verbal

Merupakan skala yang digunakan untuk menunjukkan perbandingn jarak pada peta dengan jarak sesungguhnya menggunakan kalimat langsung.

Cara Menghitung Skala Peta

Skala peta tertulis dengan angka yang berbeda-beda pada setiap peta. Nah, bagaimana cara menghitung skala peta dibandingkan dengan jarak sesungguhnya?

Skala peta biasanya tertulis dalam satuan sentimeter atau cm. Setiap 1 cm mewakili jarak 1 km di jarak yang sesungguhnya. Contohnya dituliskan 1:150.000, artinya 1 cm di peta sama dengan 150.000 cm pada jarak yang sesungguhnya.

Rumus untuk menghitung skala peta adalah skala = jarak pada peta : jarak sesungguhnya.

Agar lebih mengerti dan bisa menghitung skala peta dengan jarak sesungguhnya, perhatikan soal berikut ini, ya.

Jarak kota Y dengan kota B pada peta adalah 8 cm, dengan skala peta adalah 1:200.000. Berapakah jarak kedua kota sebenarnya?

Untuk menghitung jarak sesungguhnya, maka rumus yang digunakan adalah jarak sebenarnya = ukuran pada peta : skala peta.

Maka, jarak sebenarnya = 8 : (1:200.000) = 6 x 200.000 = 1.200.000 cm.

Sehingga, jarak kota Y ke kota B adalah 1.200.000 cm atau 12 km.

Bagaimana kalau teman-teman ingin membuat skala peta? Perhatikan contoh soal berikut ini.

Jarak antara laut ke gunung di peta adalah 10 cm, sedangkan jarak sebenarnya antara laut dan gunung adalah 50 km. Berapakah skala pada peta?

Rumus yang digunakan untuk menghitung skala peta adalah skala = jarak pada peta : jarak sesungguhnya.

Maka penghitungannya adalah skala = 10 cm : 50 km = 10 : 5.000.000 = 1:500.000.

Sehingga skala yang dituliskan pada peta adalah 1:500.000.

Nah, itulah rumus-rumus dan cara menghitung skala peta yang bisa digunakan.

8 Contoh Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui

Contoh sumber daya alam yang dapat diperbaharui ada bermacam-macam.

Sebelum menemukan contoh-contohnya, kita bisa menyimak penjelasan dasar tentang apa itu sumber daya alam.

Sesuai dengan istilahnya, sumber daya alam adalah segala sesuatu dari alam (tanah, udara, dan air) yang dapat diolah dan digunakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Selain itu, berdasarkan proses pemulihannya, sumber daya alam dapat dibagi menjadi tiga, yaitu: 

– Sumber daya alam yang tidak dapat habis 

– Sumber daya alam yang dapat diperbaharui 

– Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui 

Namun, kali ini teman-teman akan fokus pada sumber daya alam yang dapat diperbaharui.

Sumber daya alam jenis ini hampir tidak pernah habis, akibat adanya siklus dan reproduksi. Berikut, contoh-contoh yang termasuk dalam sumber daya alam yang dapat diperbarui. 

Contoh Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui 

1. Cahaya Matahari 

Energi matahari yang berupa cahaya dan panas yang diterima Bumi juga termasuk sumber daya alam dan dapat diperbaharui.

Dari Matahari juga, manusia banyak memperoleh energi potensial, Matahari jadi penyebab arus laut, arah angin, pertumbuhan tanaman.

Selain itu, baik hewan serta manusia juga memperoleh energi dari Matahari melalui makanan. 

2. Angin 

Tenaga angin sudah dimanfaatkan oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu.

Kapal laut pada zaman dahulu mengandalkan tenaga angin sebelum digantikan dengan tenaga mesin seperti saat ini.

Angin dapat kita perbaharui menggunakan alat, seperti turbin angin yang mempunyai baling-baling panjang.

Sehingga, bisa membentuk angin dan menjadikannya energi untuk menggerakkan generator untuk menghasilkan listrik ramah lingkungan. 

3. Air 

Air dapat diperbaharui melalui siklus air, yaitu penguapan air laut, pembentukan awan, hujan, air sebagian mengalir ke sungai, dan kembali lagi ke lautan.

Selain itu, sumber daya air penting bagi kehidupan manusia, agar bisa minum dan mandi menggunakan air bersih.

Selain itu, air bisa dimanfaatkan untuk membangun pembangkit tenaga listrik air. Sehingga, menghasilkan energi listrik yang lebih ramah lingkungan dan dapat diperbaharui. 

4. Batuan 

Sumber daya alam yang dapat diperbaharui selanjutnya adalah batuan geothermal atau energi panas Bumi.

Energi ini berasal dari sumber panas yang ada di bagian dalam lapisan Bumi. Batuan geothermal ini terus menerus diproduksi oleh lapisan Bumi dan meluruh dengan lambat.

Selain itu, energi panas Bumi ini dapat dimanfaatkan sebagai penggerak generator sehingga menghasilkan energi listrik yang ramah lingkungan. 

5. Tumbuhan 

Tumbuhan perlu dilestarikan di Bumi agar menghasilkan oksigen, sumber makanan, dan mencegah bencana alam, seperti banjir serta longsor.

Sumber daya alam tumbuhan dapat kita perbaharui terus-menerus jika tanahnya dijaga dengan baik.

Oleh karena itu, pastikan tanah tidak tercemar oleh zat-zat kimiawi yang merusak susunan tanah dan menyebabkannya tidak subur. 

6. Hewan 

Sama seperti tumbuhan, sumber daya alam hewan dapat kita perbaharui. Hewan juga bagian dari alam dan hewan ternak menjadi sumber kebutuhan pangan manusia.

Melalui peternakan yang dikelola dengan baik, hewan dapat dikembangbiakan secara sehat sebelum dikonsumsi oleh manusia. 

7. Biomassa Kayu 

Biomassa adalah senyawa organik yang berasal dari tanaman, salah satunya adalah biomassa kayu.

Artinya, biomassa ini hasil dari penumpukan akar, kayu, kulit kayu, dan daun dari pohon yang sudah mati.

Tumpukan biomassa kayu ini dapat diperbaharui dan bisa dimanfaatkan sebagai energi penghasil listrik ramah lingkungan, bahan bakar transportasi, perekat, plastik, tinta, dan pelumas.

Asalkan menjaga hutan dan tanah, sumber daya alam biomassa kayu dapat terus diperbaharui tanpa mencemari lingkungan. 

8. Tanah 

Tanah perlu dijaga kelestariannya agar tetap bisa dijadikan sumber daya alam yang dapat diperbaharui.

Manusia membutuhkan tanah untuk menanam bahan makanan dan tumbuhan lainnya untuk menyeimbangkan ekosistem. 

Nah, itulah contoh-contoh sumber daya alam yang bisa diperbaharui, mulai dari cahaya Matahari hingga tanah. 

Nama dan Fungsi Organ Gerak Ikan, Katak, Burung, Ular, Kadal, dan Kambing, Materi Kelas 5 SD Tema 1

Pada materi kelas 5 SD Tema 1, teman-teman akan belajar tentang organ gerak hewan dan fungsinya.

Sebagai makhluk hidup, hewan tentu memiliki bagian tubuh tertentu yang dapat membantunya untuk bergerak atau berpindah.

Dalam hewan, organ gerak bisa diartikan sebagai anggota tubuh yang mendukung hewan untuk melakukan suatu gerakan.

Alat gerak pada hewan ada dua jenis, yaitu otot (alat gerak aktif) dan tulang (alat gerak pasif).

Keduanya akan bekerja sama untuk melakukan sebuah pergerakan yang dibutuhkan oleh hewan untuk mempertahankan hidupnya.

Nah, pada buku Tematik kelas 5 SD Tema 1 halaman 14, teman-teman diminta untuk mengisi tabel beberapa organ gerak pada hewan.

Kita cari tahu jawabannya, yuk!

1. Ikan

Seperti kita tahu, ikan merupakan hewan yang hidup di air dan bernapas menggunakan insang, teman-teman.

Ikan menggunakan sirip dan ekornya sebagai organ gerak mereka.

Fungsinya untuk membantu ikan berenang. Sirip membuat ikan bisa bergerak maju, mundur, memutar hingga mempertahankan posisi diam.

2. Katak

Katak merupakan hewan amfibi yang berarti mereka dapat menghabiskan waktunya baik di darat maupun di air.

Katak menggunakan kaki sebagai organ gerak mereka. Kaki ini terdiri dari sepasang kaki depan dan kaki belakang.

Fungsinya, kaki belakang untuk melompat sehingga struktur tubuhnya lebih kokoh.

Sementara itu, kaki depan katak berfungsi untuk menahan tubuh saat katak sedang mendarat, teman-teman.

3. Burung

Burung merupakan anggota kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata) yang memiliki bulu dan sayap.

Mereka menggunakan sayap dan kaki sebagai organ gerak mereka.

Fungsi sayap digunakan agar burung bisa tetap melayang di udara atau terbang untuk berpindah tempat dan mencari makan.

Sementara itu, kaki digunakan burung untuk menapak saat burung mendarat di tanah dan digunakan saat berjalan di tanah.

4. Ular

Ular merupakan anggota kelompok hewan reptilia tidak berkaki dan bertubuh panjang yang tersebar luas di dunia.

Ular menggunakan rangka tubuh dan perutnya sebagai organ gerak mereka.

Rangka tubuh dan perut ini berfungsi untuk membuat ular bergerak meliuk ke kiri dan ke kanan, teman-teman.

5. Kadal

Sama seperti ular, kadal merupakan anggota kelompok hewan reptilia bersisik. Bedanya, kadal memiliki kaki.

Kadal menggunakan kaki sebagai organ gerak mereka.

Kaki kadal berfungsi supaya kadal bisa berjalan dengan cara melata. Selain itu, juga bisa digunakan untuk berlari dari hewan pemangsa kada.

Nah, itulah nama dan fungsi organ gerak hewan ikan, katak, burung, ular, dan kadal. Semoga bisa bermanfaat untuk teman-teman, ya.